Sumber : Istimewa
Poker Tulip - Shawshank Redemption berhasil bertahan selama lebih dari 20 tahun sebagai film yang paling banyak diminati publik. Dirilis pada tahun 1994, film tersebut ternyata memiliki cerita yang menarik. Salah satunya adalah ketegangan ekstrem di lokasi syuting yang diungkapkan oleh Morgan Freeman.
Freeman pernah mengatakan kepada Entertainment Weekly bahwa, ketika produksi set film Shawshank Redemption penuh dengan ketegangan yang ekstrem, ia bahkan menyebutkan bahwa proses pembuatan filmnya sangat aneh.
“Produksi filmnya terasa aneh. Ada kalanya ketegangan begitu ekstrem di lokasi syuting. Entah itu antara produser dan aktor, antara sutradara dan aktor, bahkan antara semua orang. Alasannya hanya karena persoalan pribadi yang berbeda dengan pendapat kelompok,” katanya.
Selain itu, Freeman juga mengingat bahwa ada masa-masa sulit saat memainkan perannya di Shawshank Redemption. Beberapa kali dia tidak setuju dengan arahan sutradara atas adegan perannya dengan karakter Andy Dufresne. Misalnya saat adegan Andy dan Red reuni di Meksiko.
Frank Darabont selaku sutradara film menginginkan karakter Red untuk meniup harmonika yang diberikan oleh Andy. Namun, ide itu ditolak oleh Freeman. Menurutnya, adegan tersebut agak klise dan berlebihan.
Meskipun demikian, Freeman mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para penggemar karena menjadikan Shawshank Redemption sebagai salah satu film terbaik meskipun gagal di box office ketika pertama kali dirilis pada tahun 1994.
Sementara itu, bintang utamanya, Tim Robbins, juga menceritakan kisah berbeda. Ia harus melakukan adegan yang menurutnya cukup berbahaya dalam film tersebut, yaitu kotor-kotoran di selokan. Adegan di mana dia merangkak melalui pipa saluran pembuangan dan melarikan diri ke parit terdekat.
Yang berbahaya bukan karena rusaknya pipa saluran pembuangan, melainkan Robbin harus bertemu dengan kotoran yang membuat dirinya kotor. Mau tidak mau dia harus dalam posisi merangkak terendam kotoran melalui pipa saluran pembuangan.
Di sisi lain, adegan tersebut membawa Andy yang harus mengungsi ke sungai di tengah hujan badai. Menurut Robbins, pipa saluran pembuangan tersebut merupakan limbah pertanian, sehingga airnya mengandung segala macam racun. Sementara itu, dia harus membenamkan tubuhnya ke dalam air.
Namun Tim tidak pernah keberatan karena menurutnya film tersebut memiliki cerita yang sangat menarik.
"Ini adalah skenario terbaik yang pernah saya baca," kata Tim Robbins tentang film tersebut.
Secara singkat, film ini menceritakan tentang kehidupan seorang bankir bernama Andy Dufresne (Tom Robbins) yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan Negara Bagian Shawshank. Dia dijatuhi hukuman atas tuduhan pembunuhan istri dan selingkuhannya meskipun dia mengklaim dia tidak pernah melakukan hal keji seperti itu.
Di tempat itu, ia justru berteman dengan sesama narapidana, salah satunya adalah seorang penyelundup barang bernama Ellis "Red" Redding (Morgan Freeman) dan bernasib sama.
Poker Tulip | Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya


