Poker Tulip - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bertemu dengan CEO Formula E Alejandro Agag di New York (Foto: Instagram @aniesbaswedan)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, memastikan selisih biaya pembayaran komitmen atau commitment fee antara Indonesia dengan negara lain sudah sesuai dengan aturan yang ada dalam penyelenggaraan ajang balap listrik Formula E.
“Kami ada perbedaan commitment fee antara Asia dan Eropa kita mengikuti aturan dan ketentuan yang ada dari Formula E, bisa nanti ditanyakan kepada Jakpro detail dan persisnya,” kata Riza, Minggu (19/9/2021).
Ada negara yang tidak dikenakan biaya komitmen
Untuk diketahui, ada perbedaan pelaksanaan Formula E di sejumlah kota yang tidak dikenakan biaya komitmen, seperti New York atau Roma yang dibebaskan dari biaya ini hingga tahun 2025. Hal ini dipertanyakan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
“Ini patut dipertanyakan, mengapa biaya commitment fee Formula E Jakarta sangat tinggi dan jelas membebani APBD Jakarta,” kata Wakil Ketua Komisi E Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, Jumat (17/9/2021).
PSI juga menilai tingginya biaya komitmen Formula E yang ditanggung APBD DKI Jakarta, yakni £122,102 juta atau sekitar Rp2,4 triliun.
Perbedaan pendanaan di setiap negara penyelenggara Formula E
Anggara mengungkapkan, penyelenggaraan Formula E di Montreal, Kanada, hanya menuntut biaya Nominasi untuk Kota Montreal sebesar 151 ribu dolar Kanada atau sekitar Rp. 1,7 miliar. Biaya biaya lomba adalah 1,5 juta dolar Kanada atau sekitar Rp. 17 miliar. Artinya total pembayaran hanya Rp. 18,7 miliar.
“Pemprov DKI Jakarta dan PT Jakpro patut jeli dan mempertanyakan, mengapa penerapan biaya komitmen fee di berbagai kota berbeda? Mengapa Montreal hanya membayar lima persen dari biaya commitment fee yang ditagihkan Dispora?" katanya.
Rincian biaya komitmen Formula E
Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta memiliki kewajiban membayar biaya komitmen Formula E selama lima tahun berturut-turut dengan rincian sebagai berikut:
Sesi 2019/2020: 20 juta poundsterling
Sesi 2020/2021: 22 juta poundsterling
Sesi 2021/2022: 24,2 juta poundsterling
Sesi 2022/2023: 26,620 juta poundsterling
Sesi 2023/2024: 29,282 juta poundsterling



