Ilustrasi, sumber foto: okezone.com
Poker Tulip - Rumah Susun Nagrak (Rusun) dan Pasar Rumput yang menjadi tempat isolasi COVID-19 dikosongkan karena tidak ada pasien. Meski demikian, pihaknya akan tetap waspada jika terjadi lonjakan kasus.
Kabag Humas RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Mintoro Sumego membenarkan bahwa Rusun Nagrak dan Pasar Rumput tidak ditutup.
"Tidak ditutup, tapi dikosongkan sejak 30 Agustus karena pasiennya sudah tidak ada," kata Mintoro seperti dikutip ANTARA, Jumat (3/8/2021).
Tenaga kesehatan dipindahkan ke Wisma Atlet
Saat ini, kata Mintoro, untuk sementara di dua lokasi tersebut sudah tidak ada lagi penanganan pasien COVID-19. Jika ada pasien COVID-19 yang membutuhkan perawatan bisa langsung ke Wisma Atlet Kemayoran.
“Semua tenaga kesehatan dikembalikan ke Wisma Atlet,” kata Mintoro.
Status rusun masih standby
Namun, kata Mintoro, Rusun Nagrak dan Pasar Rumput tetap siaga untuk mengantisipasi jika situasi COVID-19 kembali memburuk seperti pada Juli 2021.
"Saat ini hanya dilakukan penjagaan saja. Fasilitas itu (Rusun Nagrak dan Pasar Rumput) tidak ditutup, tetap kami siagakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan kembali," kata Mintoro.
Sebanyak sembilan ribu orang jalani isolasi di Rusun Nagrak
Kogabwilhan I TNI mencatat, sejak Rusun Nagrak beroperasi pada 28 Juni 2021 hingga 26 Agustus 2021, sebanyak 9.415 orang telah diisolasi di tempat itu. Dari jumlah itu, 8.889 orang menyelesaikan masa isolasi dan 86 lainnya dirujuk ke rumah sakit lain.
Sementara itu, di RSDC Rusun Pasar Rumput, sejak 18 Juni 2021 hingga 26 Agustus 2021, sebanyak 1.081 orang menjalani isolasi di RSDC Rusun Pasar Rumput. Dari jumlah itu, 941 orang menyelesaikan masa isolasi dan lima pasien dirujuk ke rumah sakit lain.



