Ilustrasi, sumber foto: Vemale.com
Meskipun normal, kemarahan yang berkepanjangan dan tidak terselesaikan terkait dengan beberapa masalah kesehatan. Anda bisa mengalami penyakit seperti tekanan darah tinggi, depresi, penyakit jantung dan gangguan kecemasan jika Anda tidak pandai mengelola amarah dengan cara yang sehat.
Kemarahan adalah perasaan yang muncul ketika Anda merasa frustasi, sakit hati, kesal, atau kecewa tentang sesuatu atau seseorang. Cara Anda bereaksi terhadap amarah dapat membantu atau menyakiti Anda. Jika kita memiliki cara yang tepat untuk mengenali dan mengungkapkan amarah, kondisi ini dapat membantu mengatasi keadaan darurat, menjaga hubungan baik, atau bahkan menyelesaikan masalah. Namun, jika dibiarkan begitu saja, amarah bisa membuat Anda menderita berbagai penyakit.
Kemarahan dan Kesehatan
Saat marah, sistem saraf memicu berbagai reaksi biologis, salah satunya adalah pelepasan hormon adrenalin, yang membuat detak jantung dan pernapasan lebih cepat, serta produksi keringat meningkat. Selain itu, kadar hormon kortisol (hormon stres) dan tekanan darah meningkat, pupil mata membesar, dan Anda mungkin mengalami sakit kepala mendadak. Ini memungkinkan kita untuk bereaksi dengan cepat, tetapi juga dapat mencegah kita berpikir jernih dan melakukan hal-hal yang mungkin kita sesali nanti.
Kemarahan yang ekstrem, tidak teratasi, atau berkepanjangan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, serangan kecemasan, depresi, penyakit jantung, masalah pernapasan, sakit kepala, penyembuhan luka yang lambat, dan masalah pencernaan. Menjadi marah juga dapat mempengaruhi hubungan sosial, pekerjaan, atau membuat Anda bermasalah dengan hukum (seperti melakukan kejahatan, pelecehan fisik, dan perilaku kekerasan).
Cara Meredam Kemarahan
Kemarahan adalah bentuk emosi yang normal dan sehat. Tapi jangan terlalu marah juga. Dianjurkan untuk mengatasi amarah dengan cara yang positif dan mengendalikan dengan melakukan hal-hal berikut:
Tarik napas dan berpikir positif
Saat Anda mulai marah, tarik napas dalam-dalam dari diafragma Anda dan ulangi kata "rileks" atau "tenang" perlahan sampai amarah mereda. Atau hitung dari 1-10 untuk memberi Anda waktu untuk tenang dan berpikir lebih jernih.
Berpikirlah sebelum Anda berbicara
Saat hati Anda panas, mudah untuk mengatakan sesuatu yang mungkin Anda sesali. Tenang dan lakukan refleksi diri untuk mengumpulkan pikiran Anda sebelum mengatakan apa pun.
Ekspresikan kemarahan
Setelah Anda tenang, luapkan amarah Anda dengan tegas tetapi tidak dengan cara yang konfrontatif. Ekspresikan apa yang Anda rasakan dengan jelas dan langsung, tanpa menyakiti orang lain. Atau berbicaralah dengan teman tentang perasaan Anda, mungkin ini akan membantu Anda mendapatkan perspektif yang berbeda.
Cari tahu mengapa Anda marah
Selalu ada sesuatu yang mendasari kemarahan, kuncinya adalah menemukan pemicunya. Ingatkan diri Anda bahwa kemarahan Anda tidak akan memperbaiki apa pun, dan itu mungkin hanya memperburuk keadaan.
Jangan menyimpan dendam
Jika Anda membiarkan amarah dan perasaan negatif lainnya menumpuk di dada, Anda bisa tenggelam ke dalamnya. Tetapi dengan memaafkan orang yang membuat Anda marah dan akhirnya memaafkan diri sendiri, Anda bisa terbebas dari stres perasaan negatif dan mungkin belajar dari apa yang terjadi pada Anda.
Olahraga atau melakukan aktivitas fisik
Aktivitas fisik dapat membantu mengurangi stres yang dapat memicu kemarahan. Jika Anda merasa amarah Anda meningkat, cobalah berjalan untuk mencari udara segar, melakukan yoga, atau menghabiskan waktu untuk melakukan aktivitas fisik dan olahraga yang Anda sukai. Selain berolahraga, Anda juga bisa menulis, bermain atau mendengarkan musik, menari atau melukis.
Tertawa
Tertawalah untuk menghilangkan stres. Gunakan humor untuk membantu mengatasi apa yang membuat Anda marah. Hindari menyindir atau mengucapkan kata-kata yang tidak pantas, karena ini dapat melukai perasaan orang lain dan memperburuk keadaan.
Orang bereaksi ketika mereka marah dengan cara yang berbeda. Ada yang mengungkapkannya secara verbal, fisik, atau menyembunyikannya. Yang penting, sangat disarankan untuk mengatasi amarah yang dirasakan dengan cara yang sehat tanpa merugikan diri sendiri atau orang lain. Selain itu, lakukan langkah-langkah untuk menenangkan diri, seperti melakukan teknik pelukan kupu-kupu.
Jika amarah Anda terasa sulit untuk dikenali dan diatasi, atau jika Anda pernah mengalami masalah kesehatan karena masalah emosional, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog.
PokerTulip | Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya



