Javier Tebas. Sumber foto: suara.com
Poker Tulip - Presiden La Liga Javier Tebas yang telah kembali melancarkan serangannya buat klub Paris Saint-Germain. Ia juga telah menegaskan cara kerja PSG saat ini telah merusak sepakbola Eropa.
Tebas yang sudah konsisten telah mengkritik keras PSG, terutama sejak mereka 'membajak' Neymar dari Barcelona pada tahun 2017 silam. Kala itu PSG yang telah menebus klausul rilis senilai 222 juta euro, tapi masih dianggap tidak logis karena diduga telah melanggar aturan Financial Fair Play.
Serangan Tebas buat PSG lantas kembali menguat, setelah sempat mereda, selepas PSG merekrut bintang Barcelona Lionel Messi pada musim panas ini. Baginya, hitung-hitungan beban gaji di PSG saja sulit diterima akal karena mereka yang harus membayar Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe dengan gaji fantastis.
Sedang pemain-pemain seperti Mauro Icardi, Angel Di Maria, Gianluigi Donnarumma, hingga Marquinhos juga bayarannya saat ini tidak bisa disebut kecil. Keempatnya dilaporkan menerima gaji di atas 200 ribu bahkan sampai mendekati 300 ribu euro per pekannya.
Tebas pun telah menyindir arogansi Paris Saint-Germain, yang telah menolak tawaran Real Madrid untuk Mbappe musim panas tahun ini. Ia juga telah menyoroti strategi yang di bisa dibilang telah membabi buta PSG demi untuk memenangi gelar Liga Champions.
"Yang tidak bisa dipahami lagi adalah ada sebuah klub yang rugi mencapai 400 juta euro, punya beban gaji 500 juta euro, dan bisa menolak tawaran buat Mbappe," ujar Javier Tebas.
"Aturan kontrol keuangan telah mengalami kegagalan di Prancis, itu bisa merusak pasar Eropa. Sistemnya UEFA itu salah."
"Kita yang mesti mendatangkan investasi, tapi bukan kontribusi yang tidak terbatas dengan kerugian yang konstan. Di sektor lainnya, ini tidak akan diizinkan."
"Mereka yang lebih memilih memenangi gelar Liga Champions dan punya kerugian mencapai berjuta-juta euro. Cara mereka itu bisa bikin fans merasa senang karena Anda telah memenangi Liga Champions, tapi Anda sudah mengacaukan sepakbola saat ini. Itu sangat berbahaya untuk kedepannya," imbuhnya.
Poker Tulip | Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya



